Wednesday, 11 September 2013

Di-retweet sama Pak SBY! xD

Ceritanya gue hari ini jalan-jalan di dunia maya, sempet tervickinisasi juga karena sebagian besar bahasan orang-orang entah itu di facebook, twitter dan blog tentang mantan tunangannya Zaskia Gotik itu melulu. Gue pun mengakhiri, karena mempertakut diri gue bakal terinfeksi virus tervicki hahaha dan lama-lama pegel sih bacanya, blunder juga :p

Kemudian gue kepo-in twitternya pak Presiden SBY, niatnya pengen liat ada statement atau bahasan dari beliau ngga tentang kurs rupiah yang melemah ini. Gue penasaran aja sih, karena gue sama sekali ga ngerti tentang ilmu ekonomi, jadi gue ngga pernah ngerti tentang kurs-kurs seperti itu, rasanya absurd --" pengennya sih ngerti sedikit aja biar ngga bingung-bingung amat.

Nah, gue baca-baca deh twit-twitnya bapak dan wow! Ternyata banyak hal yang gue (dan mungkin rakyat Indonesia secara umum) ngga tahu. Di pertemuan G-20, presiden kita ini ngga hanya membahas krisis ekonomi yang ternyata ngga di kita aja tapi secara global seperti di India dan Cina, mereka juga mengalami hal yang sama. Gue baru tahu kalau krisis ekonomi itu bisa terjadi karena faktor eksternal dan internal, salah satunya ya perubahan kebijakan AS. 

Beliau juga disana membahas tentang sikap kita terhadap Suriah, udah pada tahu dong apa yang terjadi disana? Bagi yang belum tahu, silakan pencerdasan ya sama mbah Google :p

Indonesia merekomendasikan untuk melakukan gencatan senjata, karena menyerang Suriah secara militer juga ngga baik, masyarakat sipil tetap banyak yang jadi korban termasuk anak-anak. Well, meskipun kita ngga termasuk negara yang punya hak veto di PBB maupun Liga Arab, menurut beliau kita harus ikut berkontribusi membantu Suriah karena itu udah kewajiban moral. Alasannya ada 2, pertama karena Suriah negara Islam dan kita adalah negara dengan jumlah Muslim terbanyak sedunia, yang kedua karena ada amanat konsistusi UUD 1945 tentang perdamaian.

Taken from here
Gue kadang miris aja sih sama pihak-pihak yang teruuuuussssss aja nyalahin pemerintah terutama presiden. Dipikir gampang gitu bikin kebijakan, terus tentang konflik-konflik yang ada di negara lain, lagi-lagi banyak pihak yang menekan presiden, padahal gue yakin beliau pun pasti lagi nyari solusi yang tepat atau langkah apa yang sebaiknya diambil saat itu, belum lagi pekerjaan rumah di dalam negeri juga banyak banget mirip potensi sumberdaya sama bencana di Indonesia : melimpah :p

Terus gue nge-twit gini, "lagi pencerdasan dengan baca twit2nya pak @SBYudhoyono, jadi terbuka wawasan tentang posisi Indonesia saat ini. Tetap semangat, pak! :D"


Jujur sih, dari jaman gue masih pake seragam sekolah, gue punya keinginan ngirim surat sama beliau untuk memberi semangat! Hahaha. Tapi hal itu selalu ngga terlaksana. Mumpung sekarang ada twitter, ya manfaatin deh. Gue ngga maksud kelewat ngefans atau gimana ya, tapi kayanya terlalu banyak yang menghujat pemimpin sendiri juga rasanya ngga pantas. Walaupun memang harus ada pihak oposisi supaya seimbang. Gue juga ngeliat beliau kayanya kantung matanya tambah gede sekarang, bisa jadi nangis pas shalat malam atau bahkan kurang tidur karena jangar mikirin ini negara. Ngga tau deh, gue dari dulu membiasakan untuk ber-positive thinking aja, husnudzan :9

Setelah itu gue kembali surfing dan pas balik lagi liat interactions di twitter, twit gue yang tadi di-retweet sama pak SBY!!! Hahahaha XD Gue seneng, wkwkwk. 

ga nyangka bakal diRT, hahaha xD
Lebay mungkin ya, padahal di luar sana mungkin banyak orang-orang yang sering di-retweet sama beliau dan akunnya kan dikelola sama staff khusus haha. Tapi semoga beliau memang baca twit gue yang dikirimkan sebagai penyemangat! Sekaligus mengingatkan bahwa masih banyak kok generasi muda yang optimis dan semangat buat berkarya buat negeri tercinta ini #eeaaa xD

Sekian deh curhatan gue yang lagi semangatisasi ini *ups, vickynisasi lagi :p* minjem salah satu tagline iklan sebuah produk : OPTIM.IS.ME! :D

Tuesday, 10 September 2013

What The True Beauty Is...

Disclaimer : tulisan gue disini ngga ada kaitannya sama ajang Miss World yang sekarang-sekarang ini lagi banyak pro-kontra nya, bahkan bikin pamflet dengan ajakan yang typo ngetiknya yaitu jadi "Tolak Miss Word", LOL :p

Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang lagi kece-kecenya, gue banyak diskusi sama teman-teman dan bikin analisis kecil-kecilan tentang hal-hal dalam hidup, dari yang remeh temeh sampe yang berat seperti masalah negara entah itu kebijakannya, pemerintahannya, dan lain-lain ditambah materi perkuliahan yang selalu nyangkut sama masalah kenegaraan tersebut, pasti diakhiri dengan kepala gue yang jangar sendiri karena mikirin negara tercinta ini :p

Untuk hal yang ngga berat-berat amat, gue pernah berdiskusi sama beberapa orang tentang fenomena yang terlalu kentara belakangan ini yaitu laki-laki rata-rata suka sama perempuan yang punya badan langsing, tinggi dan berkulit putih. Gue memang belum survey juga sih ya, tapi cukup dengan mengobservasi tipe-tipe cewek dari teman-teman cowok gue, ya seperti itu. Fenomena tersebut bahkan dimanfaatkan sama pihak-pihak yang picik dengan bikin krim pemutih wajah abal-abal yang menjanjikan kulit putih kinclong bak artis Korea, tapi ya krimnya itu dibuat pakai merkuri, kadang-kadang ditambah mentega, nah loh nyeremin~ :P

Kalau kata teman gue yang cowok, biasanya mereka nyari perempuan yang badannya kurus/langsing itu karena nanti abis ngelahirin kan badan biasanya melar, nah kalau yang asalnya ngga gemuk kan ngga akan terlalu melar katanya hahaha. Soal kulit putih, dia bilang sih buat perbaikan keturunan, hmm~ padahal kata bule-bule, perempuan Indonesia itu super kece dengan kulit sawo matang ya, karena eksotis :9

Gue bahkan baru-baru ini abis dicela sama seseorang atas kekurangan (fisik) yang ada di diri gue. Yeah, I proudly say that I really petite so sometimes anyone thought that I'm still a high school student, but it makes me feel that I always young hahaha. Tapi kali ini lain, gue ngga bisa deh nulis perkataannya disini, yang jelas saat itu gue diam aja sambil ngomong dalam hati, "kok ada yang mencelus ya di hati gue?". Bukannya apa-apa sih, gue mungkin kaget juga, ini kita udah umur 20-an loh, statusnya mahasiswa pula, masih musim ya mencela kekurangan (fisik) orang lain? Kalau konteksnya lagi bercanda tertawa-tawa sih ngga masalah walaupun sebenernya bercanda tentang hal seperti itu termasuk bad jokes juga, tapi ini mah boro-boro bercanda deh -.- Tapi ya bagaimanapun, gue do'ain semoga dia dikasih hidayah sehingga jadi lebih peka sama orang lain, aamiin~ O:)

Well, menurut gue sih ya, kecantikan itu yang paling kece ya yang terpancar dari hati. Emang klise sih kedengarannya, kaya lagu Cherrybelle "kamu cantik dari hatimu~". Kecantikan fisik itu ngga abadi, walaupun kita memang harus untuk merawat diri kita secara lahiriah, sebagai perempuan tulen juga gue sadar betul akan hal itu. Toh merawat diri juga termasuk realisasi dari rasa bersyukur kita kan? Asalkan jangan berlebihan juga sih, ngga usah lah sampai operasi plastik, ntar mukanya meleleh kena panas #loh, hahaha xD

Gue sampai saat ini berkeyakinan kalau glowing-nya inner beauty itu jauh lebih charming daripada kecantikan fisik aja, karena gue banyak ketemu sama perempuan-perempuan yang mungkin secara fisik sih ngga secantik member girlband atau artis-artis yang notabene berhidung mancung dan mata mempesona, tapi ngga tau kenapa rasanya menyenangkan aja kalau sama mereka, ngga ngebosenin dan seperti mood booster buat orang-orang di sekitarnya. 

Ada banyak faktor dari inner beauty yang terpancar seperti itu, simpelnya asal kita selalu baik sama sesama, bisa bersimpati dan berempati sama orang lain, cerdas dan wawasannya luas, ibadah (minimal yang wajib) ngga ditinggalin, dll. pokoknya hal-hal mendasar yang juga sebagai perwujudan ketakwaan kita sama yang Maha Mengindahkan. Disamping merawat diri secara lahiriah, kita juga harus selalu mengasah kecantikan batiniah ini, yakin deh bakal selalu glowing dan ga pudar dimakan waktu :)

Beberapa waktu yang lalu juga gue menemukan hal menarik. Pas di angkot (pulang kuliah) bareng sama anak-anak laki-laki dari salah satu sekolah Islam gitu, pembicaraan mereka pun ngga jauh-jauh dari MOS (kayanya mereka murid baru) dan kecengan masing-masing. Terus ada yang nyeletuk, sebut saja si X, "si Mawar (nama samaran :P) mah nya emang geulis sih.. Tapi teu soleh..."

Gue tertegun sih pas dengernya, takjub juga, di tengah-tengah gencarnya media ngasih definisi sempit tentang kata cantik, ini anak yang baru masuk SMP bahkan udah mempertimbangkan kecantikan dari aspek yang lebih luas. Memang sih keshalehan itu kita ngga bisa ngukur, but at least sesuatu yang ngga terukur gitu kan terpancarnya dari hati, salah satunya inner beauty itu :)

Semoga aja generasi-generasi muda ngga akan pernah lupa sama arti kecantikan/keindahan yang sebenarnya, because the true beauty can't be faded by being older or something :)

Taken from here

“Nobody should be judged on their looks. Beauty is not found on the body but in the soul. The only thing the media has done is change the definition of the word. I mean being attractive may make it easier to catch some one but being kind and loving is how you keep some one. Also with make up its like putting on a mask some masks are creative and fun most others are just used to cover who you really are up. Be yourself.” 

― Danyon Guthrie-Lewis