Tuesday, 10 September 2013

What The True Beauty Is...

Disclaimer : tulisan gue disini ngga ada kaitannya sama ajang Miss World yang sekarang-sekarang ini lagi banyak pro-kontra nya, bahkan bikin pamflet dengan ajakan yang typo ngetiknya yaitu jadi "Tolak Miss Word", LOL :p

Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang lagi kece-kecenya, gue banyak diskusi sama teman-teman dan bikin analisis kecil-kecilan tentang hal-hal dalam hidup, dari yang remeh temeh sampe yang berat seperti masalah negara entah itu kebijakannya, pemerintahannya, dan lain-lain ditambah materi perkuliahan yang selalu nyangkut sama masalah kenegaraan tersebut, pasti diakhiri dengan kepala gue yang jangar sendiri karena mikirin negara tercinta ini :p

Untuk hal yang ngga berat-berat amat, gue pernah berdiskusi sama beberapa orang tentang fenomena yang terlalu kentara belakangan ini yaitu laki-laki rata-rata suka sama perempuan yang punya badan langsing, tinggi dan berkulit putih. Gue memang belum survey juga sih ya, tapi cukup dengan mengobservasi tipe-tipe cewek dari teman-teman cowok gue, ya seperti itu. Fenomena tersebut bahkan dimanfaatkan sama pihak-pihak yang picik dengan bikin krim pemutih wajah abal-abal yang menjanjikan kulit putih kinclong bak artis Korea, tapi ya krimnya itu dibuat pakai merkuri, kadang-kadang ditambah mentega, nah loh nyeremin~ :P

Kalau kata teman gue yang cowok, biasanya mereka nyari perempuan yang badannya kurus/langsing itu karena nanti abis ngelahirin kan badan biasanya melar, nah kalau yang asalnya ngga gemuk kan ngga akan terlalu melar katanya hahaha. Soal kulit putih, dia bilang sih buat perbaikan keturunan, hmm~ padahal kata bule-bule, perempuan Indonesia itu super kece dengan kulit sawo matang ya, karena eksotis :9

Gue bahkan baru-baru ini abis dicela sama seseorang atas kekurangan (fisik) yang ada di diri gue. Yeah, I proudly say that I really petite so sometimes anyone thought that I'm still a high school student, but it makes me feel that I always young hahaha. Tapi kali ini lain, gue ngga bisa deh nulis perkataannya disini, yang jelas saat itu gue diam aja sambil ngomong dalam hati, "kok ada yang mencelus ya di hati gue?". Bukannya apa-apa sih, gue mungkin kaget juga, ini kita udah umur 20-an loh, statusnya mahasiswa pula, masih musim ya mencela kekurangan (fisik) orang lain? Kalau konteksnya lagi bercanda tertawa-tawa sih ngga masalah walaupun sebenernya bercanda tentang hal seperti itu termasuk bad jokes juga, tapi ini mah boro-boro bercanda deh -.- Tapi ya bagaimanapun, gue do'ain semoga dia dikasih hidayah sehingga jadi lebih peka sama orang lain, aamiin~ O:)

Well, menurut gue sih ya, kecantikan itu yang paling kece ya yang terpancar dari hati. Emang klise sih kedengarannya, kaya lagu Cherrybelle "kamu cantik dari hatimu~". Kecantikan fisik itu ngga abadi, walaupun kita memang harus untuk merawat diri kita secara lahiriah, sebagai perempuan tulen juga gue sadar betul akan hal itu. Toh merawat diri juga termasuk realisasi dari rasa bersyukur kita kan? Asalkan jangan berlebihan juga sih, ngga usah lah sampai operasi plastik, ntar mukanya meleleh kena panas #loh, hahaha xD

Gue sampai saat ini berkeyakinan kalau glowing-nya inner beauty itu jauh lebih charming daripada kecantikan fisik aja, karena gue banyak ketemu sama perempuan-perempuan yang mungkin secara fisik sih ngga secantik member girlband atau artis-artis yang notabene berhidung mancung dan mata mempesona, tapi ngga tau kenapa rasanya menyenangkan aja kalau sama mereka, ngga ngebosenin dan seperti mood booster buat orang-orang di sekitarnya. 

Ada banyak faktor dari inner beauty yang terpancar seperti itu, simpelnya asal kita selalu baik sama sesama, bisa bersimpati dan berempati sama orang lain, cerdas dan wawasannya luas, ibadah (minimal yang wajib) ngga ditinggalin, dll. pokoknya hal-hal mendasar yang juga sebagai perwujudan ketakwaan kita sama yang Maha Mengindahkan. Disamping merawat diri secara lahiriah, kita juga harus selalu mengasah kecantikan batiniah ini, yakin deh bakal selalu glowing dan ga pudar dimakan waktu :)

Beberapa waktu yang lalu juga gue menemukan hal menarik. Pas di angkot (pulang kuliah) bareng sama anak-anak laki-laki dari salah satu sekolah Islam gitu, pembicaraan mereka pun ngga jauh-jauh dari MOS (kayanya mereka murid baru) dan kecengan masing-masing. Terus ada yang nyeletuk, sebut saja si X, "si Mawar (nama samaran :P) mah nya emang geulis sih.. Tapi teu soleh..."

Gue tertegun sih pas dengernya, takjub juga, di tengah-tengah gencarnya media ngasih definisi sempit tentang kata cantik, ini anak yang baru masuk SMP bahkan udah mempertimbangkan kecantikan dari aspek yang lebih luas. Memang sih keshalehan itu kita ngga bisa ngukur, but at least sesuatu yang ngga terukur gitu kan terpancarnya dari hati, salah satunya inner beauty itu :)

Semoga aja generasi-generasi muda ngga akan pernah lupa sama arti kecantikan/keindahan yang sebenarnya, because the true beauty can't be faded by being older or something :)

Taken from here

“Nobody should be judged on their looks. Beauty is not found on the body but in the soul. The only thing the media has done is change the definition of the word. I mean being attractive may make it easier to catch some one but being kind and loving is how you keep some one. Also with make up its like putting on a mask some masks are creative and fun most others are just used to cover who you really are up. Be yourself.” 

― Danyon Guthrie-Lewis

2 comments:

  1. paling nggak ada sisi positif dimana Indonesia jadi lbh dikenal dunia saat ini :)

    ReplyDelete
  2. @Shakti Nugroho : Miss World ya kak? iya, kalo saya sih netral-netral aja tentang itu mah hehe

    ReplyDelete